Penggunaan internet diawal kemunculan di Indonesia hanya segelintir orang saja
yang bisa mengakses jaringan tersebut. Biasanya untuk pendidikan, pekerjaan
dan bisnis warnet.
Bagi perorangan yang ingin mendapat akses internet juga gak murah. Mesti punya
komputer dan berlangganan melalui jaringan kabel atau antena sendiri. Jika
dibanding sekarang, dulu untuk akses internet gak gampang. Maka itu, warnet
kala itu rame banget.
Sekarang, untuk mendapat akses internet bisa dibilang mudah sekali. Asal punya
ponsel pintar dan kuota internet atau akses Wifi, maka siapapun bisa akses
internet. Harga kuota internet sekarang juga jauh lebih murah dibanding dulu.
Namun tetap saja pengeluaran untuk biaya internet sering kali membengkak
setiap bulannya. 1, 5, 15, bahkan pulahan Gigabyte habis sebelum genap
sebulan. Tentunya hal itu sangat menguras kantong ya. Apalagi melihat
penggunaan internet yang tidak produktif. Rasanya tuh, kayak melihat duit
dibakar didepan mata.
Harga kuota internet sih murah. Namun kebutuhan data internet semakin tinggi.
Untuk medsos, Youtube, download film dan belum lagi streaming drakor.
Sudah saatnya kamu untuk mulai menghemat penggunaan internet. Sekarang memang
jamannya internet, apa-apa pakai internet. Tapi perlu diperhatikan. Mana
bagian yang untuk kebutuhan dan yang hanya untuk senang-senang saja. Bila
konsumsi data internet terlalu boros untuk hal yang sia-sia, maka itu yuk
mulai berhemat penggunaan data internet.
Perhatikan penggunaan data yang boros untuk aplikasi "maps"
Aplikasi maps di ponsel pintar tanpa disadari ternyata memiliki andil besar
"jebolnya" konsumsi kuota internet. Aplikasi Maps ini akan makin banyak
menguras data bila kamu menggunakannya untuk layanan built-in navigation,
turn-by-turn directions, melihat traffic secara real time atau melihat map
dengan mode satellite.
Tapi tenang, ada cara untuk mengerem penggunaan data internet pada aplikasi
maps. Caranya ialah mengubah pengaturan aplikasi maps menjadi offline.
Untuk platform Android, kamu bisa menyentuh Search Bar di atas aplikasi Maps.
Setelah itu kamu bisa menggesernya ke bawah sampai bertemu pilihan "Save map
to use offline". Dari sini kamu bisa memilih pilihan save untuk berpindah ke
mode offline. Untuk platfom iOS, kamu bisa menuju settings > privacy >
lalu matikan pilihan 'Location Services'.
Nah, bila kamu ingin menggunakan aplikasi ini lagi. Maka tinggal diubah lagi
pengaturan yang sudah kamu ubah sebelumnya.
Gunakan browser yang lebih efisien
Selain untuk aplikasi media sosial. Penggunaan internet juga banyak pada
aplikasi browser untuk mengakses lebih banyak website. Maka itu browser yang
digunakan seharusnya bisa efisien.
Bukannya iklan, namun sudah menjadi rahasia umum Opera Mini bisa jadi
rekomendasi untuk browser yang efisien. Aplikasi Browser ini memang sudah
banyak terbukti dan banyak dipercaya mampu menyimpan kuota data internet
secara primer dengan mengompres website yang akan kunjungi.
Selain itu ada alternatif browser lainnya seperti Chrome, tapi ada triknya.
Triknya adalah buka Chrome, sentuh ikon tiga titik di kanan atas, pilih
Settings, lalu sentuh Bandwith dan pilih Data Saver untuk mematikan data
saving.
Juga selain Chrome, ada Firefox Lite yang bisa digunakan sebagai browser
ponsel kamu.
Nonaktifkan sinkronisasi aplikasi yang jarang dipakai
Kamu mungkin mengapa kuota internet mendadak berkurang drastis, padahal sedang
tidak dipakai untuk keperluan berarti.
Boleh jadi sumber "penyedot" kuota internet kamu ialah datang dari fitur
sinkronisasi sejumlah aplikasi. Aplikasi yang fitur sinkronisasinya aktif akan
memperbarui aplikasi walau jarang digunakan. Segera nonaktifkan fitur
sinkronisasi aplikasi yang jarang digunakan.
Untuk Android, kamu bisa masuk ke menu Settings > Accounts > kemudian
pilih akun yang tidak ingin kamu sinkronisasikan. Untuk iOS, buka settings
> general > lalu pilih nonaktifkan background app refresh.
Gunakan aplikasi yang "hemat"
Kamu mungkin sering terlena saat mengakses aplikasi media sosial. Lihat
timeline, foto teman, instastory artis dan video Youtube. Padahal aktivitas
tersebut sangat menguras kuota internet kamu.
Bila kamu ingin menghemat kuota internet, namun masih ingin eksis. Lebih baik
gunakan aplikasi hemat data seperti, Facebook Lite, Twitter Lite, Instagram
Lite dan Youtube Go.
Perbarui aplikasi yang perlu saja
Tanpa kamu sadari, sejumlah aplikasi di ponsel kamu sering memperbarui secara
otomatis. Kalau hanya satu aplikasi yang update ya gak apa. Tapi kalau sampai
puluhan aplikasi memperbarui secara otomatis, itu tuh yang bikin kuota jebol.
Segera nonakfifkan fitur memperbarui secara otomatis. Bisa diganti dengan
pengaturan memperbarui aplikasi hanya lewat jaringan wifi.
Untuk mengaktifkannya, dalam Android bisa masuk ke Play Store dan pilih menu
Settings > Auto-update apps > Auto-update apps over WiFi Only. Untuk
iOS, mask ke Settings > iTunes & App Stores > matikan pilihan Use
Cellular Data.
Cermatlah membeli kuota internet sesuai kebutuhan
Penyedia layanan internet khususnya untuk ponsel, sering menawarkan berbagai
variasi paket internet beserta promonya. Jangan malas untuk mengeceknya. Pilih
dengan cermat paket internet yang paling hemat dan sesuai kebutuhan.
Disarankan untuk membeli paket internet lewat aplikasi provider kamu. Karena
disitu banyak penawarannya. Dan banyak juga promonya setiap akhir pekan.
Sedikit repot sih, tapi ini demi usaha untuk mendapat paket internet lebih
hemat. Seperti kalau kita mau liburan, maka harus rajin hunting tiket yang
paling murah dan fasilitas baik.
Dan cara yang terbaik untuk menghemat kuota internet ialah tergantung diri
kamu sendiri. Pahami mana yang kebutuhan dan yang sekedar untuk main-main
saja. Bila penggunaan internet lebih untuk kegiatan yang tidak bermanfaat.
Maka lebih baik hentikan atau minimal dikurangi.